Blora, Daerah Potensi Migas yang Belum Beruntung

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – Kabupaten Blora, Jawa Tengah merupakan daerah dengan potensi migas yang besar, namun potensi itu belum membuat Blora beruntung.

Demikian dikatakan Bupati Blora, Djoko Nugroho kepada para pelajar SMA/MA maupun organisasi kepemudaan dari beberapa organisasi masyarakat di Blora dalam pembekalan generasi muda di pendapa kabupaten setempat, Selasa (25/3/2014).

“Oleh karena itu, kedepan kita harus membangung generasi muda yang berpotensi,” ujar Kokok, sapaan akrab Bupati Blora, Djoko Nugroho.

Menurut Kokok, sebagai salah satu contoh belum beruntungnya Blora adalah sampai saat ini tidak mendapatkan pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dari sumber migas yang ada.”Malahan pendapatan itu yang memperoleh adalah Bojonegoro,” ujarnya.

Kokok menilai, jika Kabupaten Blora memang letaknya kurang strategis, tidak seperti Pati, Rembang dan daerah-daerah lainnya yang dekat jalan utama pantura. “Meski begitu kita jangan sampai tertinggal dengan daerah lain,” tandasnya.

Kokok mengungkapkan,  49,6 persen wilayah Blora  adalah kawasan  hutan. Oleh karena itu, masih banyak masyarakat yang hidup ditengah-tengah hutan dan 30 dusun belum teraliri listrik.

Baca Juga :   Berharap Harga Gas J-TB Segera Disepakati

“Kita berharap dengan hasil gas di Area Gundih Desa Sumber, tentunya pemerintah dalam hal ini PLN bisa ikut membantu mengatasi dusun yang belum teraliri listrik itu,” harapnya.

Meski belum beruntung, Kokok mengajak para pemuda untuk tidak patah semangat. “Mari kita jadikan Blora ini menjadi Blora yang maju, yang berkualitas, Blora yang megah. Kedepan SDM Blora harus bisa mengelola potensi itu sendiri,”tegasnya.(ali)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *