SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Meski sudah terlalu lama bergulir namun konflik pengelolaan sumur minyak tua yang ada di lapangan minyak Gegunung di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur tidak kunjung berakhir.
Beberapa kali dilakukan pertemuan dan telah difasilitasi oleh beberapa pihak, seperti Pemkab dan DPRD Tuban tak membuahkan hasil. Penambang tradisional disana dan pihak-pihak yang berkepentingan masih tetap ngotot pada pendiriannya.
Kepala Desa Mulyoagung, Muhail, mengatakan, kalau rencana pengelolaan sumur tua di tempat tersebut mengalami jalan buntu.
“Mengambang, Mas. Tidak ada titik temu,†kata Muhail, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (25/3/2014).
Muhail menambahkan, anggapan dari penambang tradisional yang ada di sana, Perusahaan Daerah (PD) Aneka Tambang dan PT Tawun Gegunung Energi (TGE) berniat menyapu bersih penambang di sumur warisan Belanda tersebut. Hal ini dikarenakan beberapa tawaran penambang yang masuk kepadanya, ditolak oleh kedua pihak yang belakangan nafsunya sudah di ubun-ubun segera mengelola Gegunung.
Beberapa tawaran dari penambang yang disampaikan melalui Kades, diantaranya, penambang tradisional dilibatkan dalam pekerjaan pengelolaan sumur tua, ataupun disuport untuk melakukan aktivitas pengelolaan dengan cara hasil produksi minyak mentah disetorkan ke PD Aneka Tambang, PT TGE, ataupun langsung ke Pertamina.
“Pada intinya penambang ingin terlibat dalam pengelolaan dan pekerjaan jangka panjang, tidak sekedar dilibatkan dalam pekerjaan yang sifatnya sementara,†kata Hail, sapaan akrab Kades ini.
Pekerjaan yang ditawarkan kepada penambang oleh PD Aneka Tambang atupun PT TGE dirasa masih bersifat jangka pendek. Hail mencontohkan, dengan pekerjaan berupa perbaikan fasilitas jalan ataupun fasilitas lain sebelum sumur tersebut beroperasi.
“Takutnya kalau sumur sudah mulai dikelola penambang tidak dilibatkan lagi, itu yang tidak diinginkan penambang,†tandas Hail.
Diketahui Lapangan Tawun Gegunung, yang terletak di Kecamatan Singgahan dan Kecamatan Bangilan, Tuban, merupakan bagian dari Asset IV Field Cepu. Rencananya sumur-sumur tua yang ada disana akan dikelola PD Aneka Tambang dengan menggandeng PT Tuban Energi Prima (TEP). Selain itu, KSO dari Pertamina PT TGE rencananya juga akan mengelola sejumlah sumur di lapangan setempat.(edp)