SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
 Bojonegoro – Lapangan Banyuurip, Blok Cepu yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur disebut telah mencapai puncak produksi. Hal itu disampaikan Kepala Unit Percepatan Proyek Lapangan Banyuurip, Julius Wiratno kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (5/3/2016).
Dia menyatakan jumlah produksi di Lapangan Banyuurip, telah mencapai lebih dari 165 ribu barel per hari (bph).
“Sekarang sudah mencapai 165 ribu bph lebih,” kata dia.
Hanya, saat disinggung dari sumur mana saja jumlah produksi itu berasal, dia belum bisa menjelaskan. Namun, ‎menurutnya, capaian itu sudah terjadi sekira satu minggu lalu.Â
“Sudah semingguan ini,” tandasnya.
‎Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya, menyampaikan, produksi di Lapangan Banyuurip masih berada dikisaran 150 ribu bph. Jumlah tersebut akan meningkat dalam waktu kedepan.
“Produksi masih 150 ribu bph dan akan meningkat dalam waktu kedepan hingga mencapai 165 ribu bph,” ucapnya.
Kepala Bagian Humas SKK Migas, Elan Biantoro saat berupaya dimintai keterangan memilih tidak merespons. Baik melalui sambungan telepon maupun pesan pendek yang dikirim Suarabanyuurip.com tidak mendapat tanggapan.Â
Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla pada saat melakukan kunjungan kerja di Bojonegoro beberapa bulan lalu menyatakan Puncak produksi Lapangan Banyuurip diperkirakan akan terealisasi bulan Maret 2016. (Roz)