SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan-Sebanyak 189 orang pendidik di Lamongan dilatih pemanfaatan teknolgi informasi dan komunikasi (TIK) untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Untuk mendukung pemanfaatan TI tersebut, pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat bakal memasang 1.000 wireless access point di sekolah-sekolah dan area publik.
“Sampai saat ini sudah terpasang kurang lebih 720 access point. Tahun ini kita targetkan 1000 wireles access point,†tegas Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lamongan, Yuhronur, saat membuka Training of Trainer (TOT) Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pembelajaran Guru yang Kompetitif di Era Global, di Ruang Pertemuan Sabha Dyaksa, Rabu (26/3/2014).
Menurut dia, guru merupakan pendidik yang akan menyiapkan generasi emas di masa yang akan datang. Sehingga merupakan suatu hal yang menjadi keharusan untuk guru dapat menguasai teknologi informasi dan komunikasi.
“Apalagi dilihat dari sisi ekonomi, sebagai sebuah kabupaten yanag sarat dengan potensi dan mempunyai pertumbuhan ekonomi bagus, Lamongan butuh enabeler berupa pemanfaatan TIK untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunannya,â€ujar Yuhronur.
Yuhronur menyampaikan, bahwa TIK merupakan suatu hal yang yang menjadi keharusan untuk dikuasai. Karena arus teknologi informasi dan komunikasi di era globalisasi sangat cepat sehingga dapat merubah pola pikir, perilaku dan budaya.
Sebagai bukti bahwa Kabupaten Lamongan juga mengikuti perkembangan dan peduli terhadap TIK, Yuhronur menyebutkan tahun lalu, Kabupaten Lamongan mendapat penghargaan ICT Pura dari Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI. (tok)