SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Ijin dokumen Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) untuk Proyek Gas Cepu yang meliputi unitisasi Lapangan Jambaran-Tiung Biru (JTB) hingga saat ini belum kunjung keluar.Â
“Informasi yang saya terima dari fungsi Health, Security, Safety and Enviroment (HSSE) masih dalam proses di Kementerian Lingkungan Hidup (KLH),” kata Public Relations and Corporate Social Responsibility Manajer Pertamina EP Cepu (PEPC), Abdul Malik kepada suarabanyuurip.com, Kamis (27/3/2014).
Dirinya mengaku, belum bisa meperkirakan kapan ijin tersebut keluar. Namun sebelumnya, dia menyatakan ada beberapa poin yang akan dievaluasi didalam dokumen AMDAL oleh KLH. “Belum tahu kapan selesainya mas,” imbuhnya.
Disinggung adanya pengaruh menjelang pelaksanaan pemilihan umum calon legislatif (caleg), pihaknya tidak menampik hal tersebut. “Kayaknya benar, masih musim kampanye mas,” tuturnya.
Progres AMDAL Gas Cepu,hanya sebatas pada dikeluarkanya Kerangka Acuan Analisa Dampak Lingkungan (Ka-Amdal) pada awal tahun 2014 lalu.(roz)