Hasil Panen Petani Blok Cepu Turun

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Hasil panen padi yang diperoleh petani sekitar ladang migas Banyuurip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur tahun 2014 ini menurun dibandingkan tahun 2013 lalu. Karena ditahun ini banyak hama yang menyerang batang tanaman padi yang mau berisi sehingga membuat produksi tidak maksimal karena batang padi membusuk.

Seorang warga Dusun Kaliglonggong, Desa Gayam, Salim, mengaku, hama yang menyerang padi ditahun ini lebih sering dibandingkan tahun 2013 lalu. Sehingga membuat hasil panen yang didapat petani saat ini menurun dibandingkan tahun lalu.

“Hama yang menyerang itu kecil-kecil seperti merutu, Pak. Banyak yang menempel dibatang padi. Sehingga, batang padinya membusuk, dan mempengaruhi biji padi tidak maksimal,” kata Salim kepada suarabanyuurip.com, Kamis (27/03/2014).  

“Penurunannya hampir 50 persen lebih, Mas. Semisal, biasanya penghasilan yang didapat petani 1 ton sekarang tinggal 4 sampai 6 kwintal saja sudah ngoyo, Mas. Tapi mau gimana lagi, karena ini sudah alam tetap kita terima saja,” sambung Warijan petani lain asal Desa Begadon, Kecamatan Gayam, Bojonegoro.

Baca Juga :   DPRD Tuban : Jangan Sepelekan Kasus Kekerasan Perempuan

Terkait dengan pengobatan dengan cara penyemprotan pastinya tetap dilakukan. Namun, upaya yang dilakukan petani di tahun ini hasilnya tetap nihil. Karena, hama tetap menyerangnnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Akhmad Djupari mengklaim, jika serangan hama pada musiam tanam pertama rendengan medio Oktober – Pebruari kurang dari satu persen. “Tahun ini serangan hama hanya 0,6 persen. Sehingga produksi bagus rata-rata per hektar bisa mencapai 6,8 ton,” timpal Djupari.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *