SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Panen raya padi warga sekitar ladang migas Banyuurip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menjadi berkah tersendiri bagi huller (penggilingan padi) keliling. Karena penghasilan yang didapat lebih meningkat dibandingkan sebelum panen raya.
Rahmat, pemelik huller keliling mengaku, adanya panen raya disekitar lokasi sumur minyak Banyuurip bisa meningkatan penghasilannya dibandingkan sebelum panen.
“Alhamdulillah ada peningkatan, Mas. Misalnya, sebelum panen raya hasil yang saya dapat Rp100.000. Sekarang, bisa mendapatkan Rp200.000. Tentunya belum dipotong uang makan, rokok dan BBM, Mas,” jelas Rahmat yang mengaku warga Desa Bareng, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.
Seorang warga Desa Begadon, Kecamatan Gayam, Warijan mengatakan, sangat menguntungkan adanya huller keliling. Karena, warga tidak perlu bersusah payah untuk membawa gabah (padi) ke tempat huller duduk.
“Kalau tidak ada huller keliling saya bawa ke huller duduk. Untuk huller keliling per saknya memberikan upah Rp5000 katulnya tidak diambil. Tapi, kalau di huller duduk katulnya diambil dengan upah perkilonya seratus rupiah, Pak,” kata Warijan kepada suarabanyuurip.com, Kamis (27/03/2014).(sam)