SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sekolah-sekolah yang berada di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Tuban, Jawa Timur ternyata mempunyai semangat besar untuk mendalami ilmu jurnalistik.
Hal ini seolah mematahkan anggapan, bahwa sekolah-sekolah yang berada di kota kecamatan, kalah dalam hal pengembangan jurnalistik pelajar dengan sekolah yang notabene berada di wilayah kota.
“Karena mereka mempunyai semangat lebih, jadi tetap bisa bersaing untuk pengembangan media dan jurnalistik pelajar,†jelas Ketua Ronggolawe Press Solidarity (RPS) Tuban, Khoirul Huda, Sabtu (29/3/2014).
Hal itu terbukti, ketika RPS telah melakukan kegiatan pelatihan jurnalistik pelajar ke-8 dengan mendatangi masing-masing sekolah. Terlihat bahwa pelajar yang ada di sekolah kecamatan, mempunyai kecendurungan antusiasme dan semangat tinggi untuk mendalami ilmu jurnalistik. Serta kecenderungan untuk bertanya yang lebih besar.
“Bahkan diskusi kita dengan pelajar-pelajar tersebut berlanjut pasca pelatihan dilakukan,†kata Huda, yang juga jurnalis Harian Bhirawa ini .
Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rengel, Tuban, Muhammad Badar, mengatakan, kalau pelatihan jurnalistik yang diadakan di sekolah sangat bermanfaat bagi pengembangann ilmu ini kepada siswa. Karena siswa belajar langsung dari orang-orang yang biasa mempraktikan ilmu ini secara langsung. Baik dari sisi materi maupun praktik.
“Kalau bisa jangan sekali tapi berkali-kali, kita malah senang karena sudah mendapatkan ilmu, gratis lagi,†kata Badar, ketika berada di MAN Rengel Tuban.
“Kita juga berharap setelah ini ada masukan mengenai majalah yang selama ini dibuat siswa dan siswi kami,†lanjut Badar.
Diketahui, saat ini sudah ada 8 sekolah yang mendapatkan pelatihan jurnalistik gratis dari RPS bekerja sama dengan PT Semen Indonesia, Tbk. Rencananya, dalam pelatihan yang diadakan dengan cara jemput bola ini akan dilakukan di 29 sekolah dan 3 kampus yang ada di Kabupaten Tuban. (edp)