SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, Jawa Timur, PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS) mengaku, sudah mengetahui potensi keterlambatan produksi puncak Lapangan minyak Banyuurip, Blok Cepu yang dimungkinkan sampai tahun 2015 mendatang.
“Kelihatanya memang begitu,” kata Direktur Utama (Dirut) PT.ADS, Ganesa Asyakari kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (29/3/2014).
Ganesa mengaku, keterlambatan produksi puncak hingga tahun 2015 diketahuinya melalui berita dari media massa belum lama ini.
“Karena pejabatnya dari Mobil Cepu Ltd (MCL), sudah bilang begitu di koran,” tandasnya.
Tidak hanya itu saja, keterlambatan produksi puncak yang dinyatakan hingga pada tahun 2015 juga belum jelas kepastiannya. “2015 kapan juga tidak disebutkan,” tanya dia.
Meski sebagai salah satu pemilik modal yang mewakili daerah melalui 10 persen Participating Interest (PI) Blok Cepu, Ganesa memilih akan tetap bersabar. “Memang kita harus mesti bersabar lagi,” imbuhnya. (Roz)