SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sejumlah pengguna air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengeluhkan matinya saluran air sejak pagi tadi, Senin (31/3/2014).
Informasi yang dihimpun suarabanyuurip.com, saluran air dari PDAM sudah tidak mengalir sejak pukul 09:30 WIB pagi tadi. Hingga pukul 14:30 WIB siang ini air masih juga belum mengalir.
“Sejak pukul setengah sepuluh sampai sekarang air tetap tidak mengalir,†kata Ningsih (34), salah satu pedagang di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan dan Kabupaten Tuban.
Kondisi ini sangat mengganggu aktivitas warga. Pasalnya pada hari libur seperti sekarang, pengunjung tempat usaha makanan dan minumannya bertambah. Bahkan dia mengaku terpaksa memasak menggunakan air isi ulang mineral.
“Supaya pelanggan tidak kecewa, terpaksa masak juga pakai air mineral,†keluhnya.
Tidak mengalirnya air PDAM ini juga dikeluhkan sejumlah ibu rumah tangga. Mereka menyayangkan matinya air PDAM justru ketika hari libur. Karena pada hari libur seperti ini semua anggota keluarga berada di rumah. Sehingga konsumsi air pun bertambah.
“Kalau tanggal merah seperti sekarang semua di rumah, jadi perlu air yang cukup. Tapi malah mati kerannya sejak pagi tadi,†keluh Disty (24), salah satu ibu rumah tangga asal Perumahan Karang, Kecamatan Tuban.
Direktur PDAM Tuban, Slamet Riyadi, ketika dikonfirmasi mengatakan, kalau tidak mengalirnya air di sejumlah titik yang ada di Kecamatan Tuban akibat adanya perbaikan pipa.
“Ada kebocoran di depan Aliyah Merakurak, mohon maaf pelayanan agak terganggu,†kata Slamet kepada suarabanyuurip.com.
“Nanti sore rencana sudah ngalir,†kata Slamet menambahkan. (edp)