SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Sapani (52), Kepala Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meninggal dunia, Rabu (13/8/2025) dini hari, sekitar pukul 00.30 Wib. Operator lapangan gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina EP Cepu Zona 12 mengenal almarhum sosok yang terbuka dalam berkomunikasi.
Pertamina EP Cepu Zona 12 selama ini banyak berinteraksi dengan Pemerintah Desa Bandungrejo, khususnya alhmarhum Sapani. Sebab, Bandungrejo merupakan desa terdampak langsung kegiatan Lapangan Unitisasi Gas JTB.
Sosok Sapani merupakan salah satu stakeholder yang turut andil menyukseskan proyek konstruksi JTB hingga sampai produksi sekarang ini. Dia mampu menjembatani kepentingan warganya dan Pertamina EP Cepu bersama kontraktornya. Komunikasi yang dibangun berhasil menciptakan situasi kondusif di proyek strategis nasional tesebut.
“Kami mengenang Almarhum Pak Sapani sebagai sosok Pemimpin Desa yang sangat bijak, ketegasan beliau tak pernah menghilangkan keramahan dan keterbukaan beliau dalam berkomunikasi. Sangat banyak dukungan yang telah beliau berikan terhadap Operasi Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) sejak fase proyek hingga fase full operasi hingga saat ini. Kami segenap keluarga besar PT Pertamina EP Cepu Zona 12 merasa sangat kehilangan atas kepulangan beliau ke Rahmatullah. Semoga segala amal kebaikan beliau diterima Allah Swt dan diampuni segala dosanya, serta diberi kesabaran dan kekuatan untuk keluarga yang ditinggalkan,” kata Field Manager JTB, Agung Prabowo, Field Manager.
Almarhum Sapani mengembuskan nafas terakhirnya di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, setelah beberapa hari menjalani perawatan.
Almarhum Sapani dikabarkan telah mengalami sakit sejak Mei 2025 lalu. Selain di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, almarhum sempat menjalani perawatan di rumah sakit Aisyiyah Bojonegoro.
“Dari cerita keluarganya, almarhum sakit Jantung,” kata Kepala Dusun Bandungrejo, Wanuri kepada suarabanyuurip.com.
Jenazah almarhum Sapani dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Bandungrejo hari ini. Pelayat dari berbagai kalangan terus berdatangan ke rumah duka untuk menyampaikan bela sungka.
Karangan bunga ucapan duka cita dari kalangan pemerintah dan perusahaan berjajar di halaman rumah almarhum Sapani.
Almarhum Sapani menjabat Kepala Desa Bandungrejo dua periode. Almarhum meninggalkan satu istri dan dua anak.
Almarhum Sapani selama menjabat Kepala Desa Bandungrejo selalu memberikan pelayanan maksimal kepada warganya. Bukan hanya memberikan pelayanan di kantor desa, tapi juga di luar jam kerja di rumahnya.
“Almarhum orangnya baik, dan selalu mengedepankan kepentingan warganya,” tutur Wanuri.(suko)





