SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro-Di tengah belum adanya kepastian waktu produksi puncak Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL), menegaskan, jika saat ini pihaknya dengan sejumlah kontraktor proyek Engineering, Procurement, and Constructions (EPC) berupaya menyelesaikan pembangunan fasilitas puncak produksi.
Ada lima peket pekerjaan EPC yang saat ini tengah dalam penyelesaian. Yakni EPC-1 Banyuurip yang membangun fasilitas pemrosesan minyak mentah berkapasitas 165 ribu barel per hari. EPC-2 mengerjakan pipanisasi darat 20 inci sepanjang 27 kilo meter, EPC-2 membangun jaringan pipa 20 inci sepanjang 23 Km di bawah laut dan menara tambat.
Sedangkan EPC-4 Banyuurip melaksanakan pekerjaan tanker raksasa penampung minyak berkapasitas 1,7 juta barel yang terapung ditengah laut. Untuk EPC-5 Banyuurip pembangunan infrstruktur civil temasuk waduk buatan untuk injeksi produksi puncak sebesar 165 ribu barel per hari (bph).
“Kami senantiasa berkolaborasi dengan kontarktor EPC,” kata Field Public and Government Affairs Manager MCL,Rexy Mawardijaya, kepada suarabanyurip.com, Kamis (3/4/20114).
Disamping itu, MCL juga berkolaborasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dalam menyelesaikan proyek Banyuurip. “Secepat mungkin dan secara aman,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan sejumlah pihak, termasuk Menteri Perekonomian, Hatta Rajasa, menyatakan puncak produksi Blok Cepu akan terlaksana pada 2015 mendatang. Tanpa menyebut kapan waktunya.(roz)