Petani Bojonegoro Kesulitan Pupuk

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Memasuki musim tanam ke dua tahun ini, petani di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kembali mengalami kesulitan untuk memperoleh pupuk bersubsidi jenis urea dan ZA. Informasi yang didapat, banyak oknum yang memanfaatkan kelangkaan pupuk ini dengan menjual harga diatas harga eceran tertinggi (HET),  bahkan cenderung sangat tinggi. Hal ini membuat para petani semakin memberatkan petani sehingga dapat berpengaruh terhadap produktifitas pertanian.

Sarjono (40), warga Desa Woro, Kecamatan Kepohbaru, mengatakan, pihaknya tidak menemukan satuipun pupuk yang dibutuhkan di kios atau agen resmi pupuk. Namun, saat mendapatkan pupuk  harga yang diberikan sangat tinggi.

“Saya membeli pupuk Urea yang sebelumnya Rp105 ribu menjadi Rp150 ribu, sementara ZA dari Rp 95 ribu menjadi Rp 130 ribu,” ungkapnya.

Terpisah, salah satu pemilik kios pupuk resmi yang menyuplai kebutuhan para petani mengaku, tidak mengetahui bagaimana terjadi kelangkaan pupuk sekarang ini. Bahkan, sejak awal musim tanam ke dua ini memang tidak ada Deliveri Order (DO) dari distributor setempat.

Baca Juga :   PWI Bojonegoro Minta Polisi Usut Tuntas

“Saya merasa tidak menerima delivery order, jadi jangan menyalahkan kami,” ungkapnya yang mewanti-wanti tidak menyebutkan namanya.

Sementara itu, Anggota Komisi B, Lasuri, membenarkan adanya keluhan petani atas kelangkaan pupuk di beberapa wilayah di Bojonegoro, terlebih harga pupuk yang melambung tinggi dan merugikan petani.

“Kami sangat terkejut dengan harga yag ada di lapangan yaitu sekitar Rp 150 ribu lebih,” kata Lasuri kepada SuaraBanyuurip.com

Lasuri berjanji segera  mengkoordinasikan dengan Dinas Pertanian dan PT Petrokimia Gresik sebagai pemegang utama otoritas pupuk, baik dengan distributor-distributor, dan semua kios resmi yang tersebar di Bojonegoro.

“Akan segera kami agendakan untuk menemukan solusi bagi para petani tersebut,” tegasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *