Warga Terdampak Migas Layak Diprioritaskan Legislatif

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) yang akan dilakukan pada 9 April mendatang diharapkan memunculkan para wakil rakyat yang lebih baik dari sebelumnya. 

“Para wakil rakyat jangan lupa janji-janjinya,” kata salah satu warga Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Abdul Aziz saat dimintai tanggapannya kepada para caleg Kamis (3/4/2014).

Menurutnya, tidak ada salahnya wakil rakyat yang terpilih nantinya lebih memprioritaskan warga yang berada di sekitar tambang Migas. Seperti yang ada di Bojonegoro sekarang ini. 

“Dibanding daerah lain, banyak persoalan yang menumpuk di sekitar masyarakat desa penghasil Migas,” ucap pria yang juga tokoh masyarakat ini.

Aziz mencontohkan, persoalan nasib warga kecil yang butuh perhatian diantaranya seperti petani. Apalagi jika petani tersebut sudah kehilangan lahannya untuk kepentingan proyek.

“Seperti yang ada proyek Banyuurip,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, gemerlap proyek Migas di Bojonegoro sedang menjadi sorotan kalangan luas. Selain Banyuurip, juga ada proyek Gas cepu yang berada di Kecamatan Ngasem, Purwosari, Tambakrejo, dan Padangan.

Baca Juga :   Abdul Wahid : Industri Migas Ciptakan Kemiskinan

“Saya dengar kabarnya juga akan proses pengerjaan lapangan,” imbuhnya. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *