Harga Gabah di Blok Cepu Turun

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro-Tidak selamanya turunya hujan menjadi berkah bagi para petani. Akibat turunnya hujan kemarin, sebagian petani di sekitar lokasi proyek Banyuurip, Blok Cepu, kembali mengeluhkan turunnya harga gabah. 

“Harga gabah turun lagi,” kata salah satu petani yang biasa dipanggil Pak Ham kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (5/4/2014).

Dia mengatakan, penurunan harga untuk jenis gabah kering dari Rp3300 per kilogram (kg) menjadi dikisaran Rp2700 hingga Rp2900 per kg. 

“Akibat cuaca yang tidak menentu mas, kadang hujan kadang panas,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, nasib petani kurang mendapat perhatian. Sebab, ongkos produksi sebelum panen tidak seimbang dengan keuntungan. Selain faktor mahalnya pupuk juga diakibatkan upah penggilingan padi.

“Belum lagi upah gilingnya,” imbuhnya.

Untuk upah giling padi, lanjut dia, tergantung jarak yang ditempuh pemilik jasa giling ke lokasi lahan petani. Diwilayah Gayam, rata-rata upah giling per kwintalnya berada dikisaran Rp40 ribu.

Kepala Dinas Pertanian Bojonegoro, Akhmad Djupari, sebelumnya mengatakan harga bisa berubah karena faktor cuaca. “Kalau panas matahari cukup mungkin bisa naik lagi,” ujarnya.(roz)

Baca Juga :   Kontras : Ada Upaya Suap dari Polisi

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *