SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Camat Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Fadheli Purwanto, mengharapkan keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Khusus Bersubsidi (SPBKRB) di Desa Balandono, Kecamatan Babat diharapkan bisa turut membantu penyediaan solar bagi petani.
“Harapan saya, SKBKRB bisa membantu pemenuhan solar bagi petani. Saat ini diwilayah Babat sedang memasuki musim tanam. Petani banyak membutuhkan solar untuk kebutuhan mendesel air dan traktor,“ kata Fadheli kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (5/4/2014).
Dikonfirmasi terpisah, Head Off Retail PT AKR Coporindo Ade Bayu mengatakan, selama ini sesuai dengan kewenangan yang diberikan Badan Pengaturan Hilir (BPH) Migas, PT AKR Coporindo sebagai pengelola SPBKRB hanya bisa melayani kendaraan mobil, bus, dan truk.
“Setiap pembelian dari setiap kendaraan, petugas operator harus mencatat nopol kendaraan dan memberikan struk pembelian,“ kata Ade melalui ponselnya.
Tentang harapan camat babat tersebut, Ade akan mencatat sebagai bahan masukan ke BPH Migas.
“Target penjualan kami memang dibatasi pemerintah. Yaitu hanya melayani pembelian solar kendaraan di SPBKRB dan solar bagi nelayan di Stasiun Pengisian BBM nelayan, “ jelas Ade.
Larangan juga berlaku bagi pembelian dengan jirigen. “SPBKR tidak melayani pembelian solar dengan jirigen,“ kata Ade. (tok)