SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Belum adanya kepastian pembebasan lahan oleh operator proyek unitisasi sumur Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), di wilayah Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, dan di Desa Tambakrejo, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jawa-Timur mulai dipersoalkan warga setempat.
“Menunggu kepastian itu sebenarnya jemu. Karena itu, seharusnya pihak PEPC maupun dinas terkait memeberi kepastian,” kata Ketua Badan Permusyawatan Desa (BPD) Dolokgede, Muhamad Ali, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (5/4/2014).
Menurut dia, masyarakat terkesan hanya diberikan janji-janji saja. Tetapi, buktinya hingga saat ini belum ada keputusan yang pasti terkait dengan pembebasan lahan tersebut.
“Pada sosialisasi dulu dijelaskan segera ditentukan tapi sampai saat ini juga belum jelas, Mas,” ungkapnya.
“Sampai saat ini belum mendapat informasi, dan belum ada pemberitauan lagi terkait dengan pembebasan lahan tersebut dari PEPC maupun dinas terkait lainnya. Ya semoga saja segera ada kepastiannya biar warga tidak merasa digantung saja,” sambung Kepala Dusun Dolokgede, Kariyono. (sam)