SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum legislative (Pileg) 2014 pada 9 April mendatang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar pertemuan dalam rangka seruan moral pemilu damai 2014 di kantor setempat, Jalan Trunojoyo No 7 Bojonegoro, Senin (7/4/2014).
Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro, Suyoto, Wakil Bupati, Setyo Hartono, Ketua KPU, Mundzar Fahman, Ketua Panwaskab, Mustofirin, semua perwakilan 5 tokoh agama, serta Kapolres AKPB Ady Wibowo, Kepala Kejaksaan Negeri, Tugas Utoto, dan instansi lainnya.
Ketua FKUB Bojonegoro, Alamul Huda, menyampaikan, demi mewujudkan kehidupan yang harmonis dalam negara kesatuan Republik Indonesia khususnya hubungan sosial kemasyarakatan di Bojonegoro, agar pemilu dapat berjalan jujur, adil, bersih, fair, dan tanpa politik uang serta rukun, guyub dan damai.
Dalam seruan tersebut, FKUB menyampaikan selalu mengedepankan kebersamaan antar umat beragama dengan tetap menjalin kerjasama hubungan sosial kemasyarakatan, tidak terpancing dengan isu-isu yang dapat memecah belah hubungan antar umat beragama, selalu menjalin komunikasi antar tokoh masyarakat, dan antar umat beragama, serta mengantisipasi terjadinya konflik horizontal.
“Selain itu, juga harus jujur adil, bersih, fair, tanpa politik uang dan mengedepankan kedewasaan politik,” tandasnya.
Dalam seruan moral FKUB juga berpesan agar partai politik (parpol) dan tim sukses caleg menghindari aktifitas yang dapat memancing terjadinya gesekan atau konflik antar pendukung. Selain itu, meminta kepada masyarakat menggunakan hak pilihnya secara baik dan bertanggung jawab, serta semua pihak menerima hasil pemilu legislatif secara dewasa, lapang dada dan bijaksana.(rien)