SuaraBanyuurip.com –Edy Purnomo
Tuban – Rencana pengembangan sumur Sumber 1 di Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur tampaknya masih memerlukan waktu panjang.
Operator sumur Sumber 1, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) bahkan belum menentukan mana saja wilayah yang akan menjadi titik pengeboran deliniasi.
“Wilayah mana saja yang akan dijadikan titik deliniasi belum ditentukan,†jelas Field Admin Superintendant JOB PPEJ, Hananto Aji, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (7/4/2014).
Hananto mengatakan, belum ada keputusan yang ke luar dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK) Migas mengenai pengeboran deliniasi yang akan dilakukan di sumur Sumber 1. Oleh karena itu operator pun belum berani melangkah lebih lanjut.
“Kita harus menunggu keputusan dari SKK Migas, kalau belum ada kita tidak mungkin berani bertindak di lapangan,†kata Hananto menerangkan.
Diketahui, sumur Sumber 1 sudah selesai masa eksplorasi dengan hasil ditemukannya cadangan gas potensial di tempat tersebut. Selanjutnya, operator akan melakukan pengembangan di Sumur Sumber.
Saat ini operator tengah mempersiapkan proses deliniasi, yaitu pengeboran yang dilakukan di empat penjuru mata angin dari sumur Sumber 1. Pengeboran deliniasi dilakukan untuk mengetahui seberapa besar potensi cadangan minyak dan gas bumi secara keseluruhan yang ada di sumur Sumber 1 dan sekitarnya.(edp)