GOR Tuban Jadi Tempat Menjahit Jaring

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Gedung Olah Raga (GOR) yang dibangun Pemkab Tuban di Desa Bulujowo, Kecamatan Bancar sejak pertengahan 2013 lalu tidak kunjung dimanfaatkan hingga sekarang.

Akibatnya, bangunan yang masih gres tersebut sekarang beralih fungsi jadi arena jahit alat tangkap ikan nelayan setempat. Baik itu bangunan dari bagian teras, samping, maupun sekitar gedung.

Beberapa nelayan yang berada di lokasi mengatakan, kalau gedung tersebut tidak kunjung dijadikan arena olahraga. Mereka yang melihat tempat tersebut nyaman untuk dipergunakan membenahi alat tangkap, langsung memanfaatkannya sambil menunggu gedung tersebut difungsikan sebagaimana biasa.

“Daripada tidak digunakan sama sekali, mending digunakan untuk membenahi jaring yang sobek,” kata salah satu nelayan setempat, Junaidi (27), di lokasi, Kamis (10/4/2014).

Kendati sekarang memanfaatkan tempat tersebut, nelayan tetap berharap kalau gedung tersebut segera difungsikan sebagai tempat olahraga. Mereka melihat, kalau aktivitas olahraga di tempat tersebut berjalan akan ada pemasukan tersendiri bagi warga sekitar.

“Kalau banyak yang olahraga orang sini bisa berjualan, tidak harus mengandalkan dari nelayan. Apalagi kalau tangkapan ikan sepi,” lanjut Junaidi.

Baca Juga :   Tangkapan Nelayan Sekitar EPC 3 Melimpah

Dikonfirmasi penggunaan GOR ini Camat Bancar, Murtadji, mengatakan, kalau gedung tersebut masih di bawah wewenang dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tuban.

“Karena masih masa pemeliharaan,” kata Murtadji.

Akan tetapi, kecamatan akan mengajukan surat permohonan supaya gedung tersebut dapat segera digunakan ke dinas terkait. Pengajuan direncanakan akan dilakukan setelah Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) ini selesai.

Selain itu, dia juga tidak berani memastikan kapan penggunaan gedung itu. Karena dibawah kendali dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tuban. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *