SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Produksi padi pada musim tanam kedua di sekitar ladang migas Blok Cepu terancam merosot. Hal itu disebabkan serangan hama yang menyerang tanaman padi hingga mengakibatkan daun padi kuning dan mengering.
“Rasanya panen padi kedua ini hasil petani gagal, Pak. Karena, banyaknya serangan penyakit pada tanaman padi, Pak,” kata Warijan, warga Desa Begadon, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (12/04/2014).
Dia menjelaskan, hama yang menyerang tanaman pidi adalah wereng coklat. Hama itu menyerang tanaman padi yang sudah berusia tiga bulan.
Warijan mengaku, sudah berupaya pembrantasan hama melalui penyemprotan juga telah dilakukan. Namun hasilnya tetap tidak memuaskan. Sebab tanaman padi tetap saja rusak.
“Ini sudah alam yang tidak bersahabat, Pak. Jadi tak ada yang perlu disalahkan. Karena manusia hanya berusaha. Tetapi semua tergantung Allah SWT yang menentukannya,” ujar dia, pasrah.
“Sudah biasa jika musim tanam kedua banyak serangan hama, Mas. Itu sudah sering dialami petani. Jadi, sudah tidak kaget lagi. Andaikan panen pun hasilnya juga tidak memuaskan,” sambung Anto, warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam. (sam)