SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Dari tiga warga Bojonegoro, Jawa Timur, yang positif virus corona atau Covid-19, hanya satu yang dirawat di ruang isolasi rumah sakit umum daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo. Sedangkan dua lainnya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
“Yang postif corona dari Kecamatan Purwosari dan Trucuk isolasi mandiri di rumah karena kondisinya sehat,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin kepada suarabanyuurip.com, Rabu (15/4/2020).
Sementara satu positif virus corona yang menjalani perawatan di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo dari Kecamatan Gondang. Warga yang bekerja di Surabaya itu sebelumnya dinyatakan pasien dalam pengawasan (PDP).
Berita ini sebagai ralat berita suarabanyuurip.com sebelumnya pada Rabu (14/4/2020), dengan judul 2 PNS Bojonegoro Positif Virus Corona :Â https://suarabanyuurip.com/kabar/baca/2-pns-bojonegoro-positif-virus-corona .Diberita sebelumnya disebutkan jika tiga warga positif virus corona dirawat di ruang isolasi RSUD Sosodoro Djatikoesoemo.
Berdasarkan data perkembangan Covid-19 per 14 April 2020, jumlah komulatif positif virus corona sebanyak 4 orang. Satu orang telah meninggal dunia pada 28 Maret 2020 lalu.
Sementara penambahan orang dalam pemantauan (ODP) baru sebanyak 3 orang di Kecamatan Baureno, Dander dan Sukosewu. Sedangkan ODP yang telah selesai dalam pemantauan dinyatakan sehat sebanyak 8 orang tersebar di Kecamatan Bojonegoro, Bubulan, Dander, Kalitidu, Kapas, Kedungadem masing-masing 1 orang dan Temayang sebanyak 2 orang.
Sementara ODP selesai pemantauan secara kumulatif sebanyak 98 orang dan untuk status PDP nihil.
Di website http://infocovid19.jatimprov.go.id disebutkan jumlah kasus tiap kabupaten/kota, untuk Kabupaten Bojonegoro per 14 April 2020, jumlah orang dalam resiko (ODR) sebanyak1.4746, orang tanpa gejala (OTG) 46, orang dalam pantauan (ODP) 126, pasien dalam pengawasan (PDP) 0, dan confirm 4.
Masirin mengimbau kepada seluruh masyarakat melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, dan bagi ODP agar isolasi mandiri untuk mencegah dan memutus matai rantai penyebaran virus dari Wuhan China tersebut.Â
“Gugus tugas di masing-masing kecamatan dan desa harus fokus ke pendatang yang datang dari zona merah untuk dipantau,” pesannya.(suko)