SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Kabar adanya oknum tenaga kerja (Naker) proyek migas di lapangan sukowati Blok Tuban, yang diduga memasukan wanita ke dalam mess pada malam hari, disikipi dingin kontraktor Engineering Procuremen and Construction (EPC)-1, Banyuurip, PT Tripatra – Samsung. Kontraktor nasional asal Jakarat itu telah mengantisipasi ulah nakal para pekerja dengan menerapkan aturan ketat bagi pekerja maupun karyawan saat memasuki lokasi proyek maupun mess.
“Kita selalu mengcek setiap pekerja yang masuk lokasi dan mengumpulkan mereka sebelum sebelum melakukan aktifitas. Jadi sulit bagi pekerja untuk membawa orang asing ke dalam lokasi,” tegas Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructors, kontraktor proyek EPC-1, Budi Karyawan, melalui telepon, Selasa (15/04/2014).
Budi menjelaskan, tidak semua orang bisa masuk kedalam lokasi proyek EPC-1 selain naker. “Yang bisa masuk hanya orang-orang yang pakai ID badge saja,” jelasnya.
“Ya kalau sampai berani memasukan orang luar kedalam dan terbukti, tentu akan diberi sanksi tegas,” tandas Budi. (sam)