SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Petani di sekitar Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak semuanya bersuka ria menyambut panen raya tahun ini. Karena sebagian besar tanaman mereka diserang hama sundep.
Salah satu petani, Pamuji, mengatakan, dari luas lahan sawah miliknya 1,5 hektar sebagian berwarna putih dan mati. Hal itu dikarenakan tanaman padi yang sudah berusia 70 hari ini terserang hama sundep.
“Sebelumnya tidak pernah seperti ini,” kata Pamuji sambil memperlihatkan padinya yang mati kepada suarabanyuurip, Selasa (15/4/2014).
Dia mengatakan, sawah yang seharusnya bisa dipanen seminggu lagi terancam rusak dan mati. Kerugian yang ditimbulkan sangat besar yakni mencapai puluhan juta rupiah.
“Tahun sebelumnya bagus, hanya saja saya menanam padi terlambat dari waktu semestinya,” ujar dia, menerengkan.
Pamuji menyebutkan, dari hasil panen yang didapat 1,5 hektar sawah tersebut kurang lebih 2,5 ton atau 25 kuintal gabah. Satu kuintal berharga Rp 35.000.
“Kalau gagal dipanen, saya mengalihkan tanam padi menjadi tanaman cabai saja,”pungkasnya.(rien)