SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, mengaku kecewa dengan ulah Nr, koordinator rig Pad B Lapangan Sukowati, Blok Tuban, yang di operatori Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ). Pasalnya, Nr diduga membawa wanita ke dalam mess di lokasi Pad B pada malam hari.
Dari sumber di lapangan menyebutkan, kejadian yang berlangsung sekira satu minggu yang lalu itu sempat menggegerkan warga. Sebab peristiwa itu diketahui oleh pemuda setempat. Melihat hal tersebut para pemuda Ngampel langsung melaporkannya kepada manajemen JOB P-PEJ.
“Kami langsung menghubungi orang JOB P-PEJ, koordinator yang melarang berbuat maksiat kok dia sendiri seperti itu,” kata salah satu warga yang mewanti-wanti tidak menyebutkan namanya, Selasa (14/4/2014).
Sementara itu, Jumariah (40), warga setempat, menegaskan, tidak ada praktek prostitusi terselubung di wilayah pengeboran migas di Ngampel. Semua remaja putri yang ada hampir tidak pernah berhubungan dengan pekerja migas.
“Ya saya tahu Mbak, saya kan sudah lama disini. Kebanyakan anak wedok (perempuan) di sini kerja di Sampoerna nglinthing (membuat) rokok, kalau tidak begitu ya dirumah ngurus anak,” katanya kepada suarabanyuurip.com dikonfirmasi terpisah.
Sementara itu, Ketua RT 3, Komari, menegaskan, pihaknya telah meminta identitas kepada semua pekerja migas di dalam proyek Blok Tuban berupa fotokopi kartu tanda penduduk (KTP). Tujuannya untuk mengetahui siapa saja yang berada dilingkungan desa.
“Jadi orang asing tidak boleh keluar masuk rumah warga apalagi perempuan sembarangan, ” imbuhnya.
Disinggung tentang adanya kebar tersebut, Komari kembali menegaskan, tidak ada.
“Alhamdulilah, tidak pernah ada hal seperti itu, kami warga menjaga dan menjunjung tinggi adat istiadat secara agama,” tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Hananto Aji mengaku, belum mendapatkan laporan yang dimaksud. Meskipun begitu, dirinya akan mengecek ke lapangan apakah benar informasi tersebut.
“Nanti saya cari informasinyaa dulu, karena saya masih posisi diluar kota,” tegasnya.(rien)