Wilayah Blok Nona Langka Pupuk

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Memasuki musim tanam ke dua petani di wilayah Blok Nona milik Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) di Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur resah akibat kelangkaan pupuk. Karena sebagian petani di wilayah tersebut sudah mulai menanami lahan sawahnya.

Saat ini hujan masih kerap turun di wilayah selatan Lamongan menjadi diharapkan petani bisa membantu irigasi padi yang ditanam mereka. Namun sayangnya saat hendak memupuk tanaman yang baru berusia sekitar 2 minggu petani harus dihadapkan pada kelangkaan pupuk.

Salah satu petani warga Desa Bangle, Bakir mengaku, sulit mendapatkan pupuk di wilayah Sukorame. Kios resmi penjual pupuk yang ada selalu kosong begitu pula dengan toko-toko pertanian lainnya.

“Kios resmi penjual pupuk banyak yang kosong mas. Ndak tahu harus beli kemana, “ keluh Bakir.

Petani lainnya Tarno juga mengaku karena sulit mendapatkan pupuk di Kecamatan Sukorame dirinya berusaha membeli di Kecamatan Modo bahkan Ngimbang. Namun juga tidak mendapatkan pupuk.

Baca Juga :   28 Nyawa Melayang Selama Oktober

Namun ironisnya, saat terjadi kekosongan pupuk justru banyak penjual pupuk yang berjualan keliling ke desa-desa dengan menggunakan mobil pick up.

“Biasanya ada penjual pupuk mider (jualan keliling) kedesa-desa. Tapi harganya mahal mas. Persak Rp150 ribu,” ungkap Tarno.

Walau mahal petani tetap membeli karena terdesak kebutuhan untuk segera memupuk tanamannya. Kelangkaan pupuk juga terjadi di kecamatan sekitar Kecamatan Sukorame diantaranya yaitu Kecamatan Sambeng, Ngimbang dan Mantup. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *