Keluhkan DT Bermuatan Pedel

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro –  Bukan hanya pengendara motor yang kesadaran tertib berlalu-lintas masih rendah. Sopir  Dump Truck (DT) pengangkut tanah urug yang  melintas di Jalan Raya Padangan – Bojonegoro, Jawa-Timur, juga masih kurang.

Dari pantauan, rata-rata sopir  DT pengangkut tanah urug tak menutupi muatannya dengan terpal. Kondisi itu dikeluhkan para pengguna jalan khususnya pengendara motor. Karena tanah urug yang dimuat kerap tertiup angin dan mengganggu pemandangan.

“Ya kelabakanlah dan Kesal saja, Pak. Wong debunya kebelakang ditup angin kok,” ujar Yanti salah satu pengendara motor asal Kecamatan Padangan, Rabu (16/4/2014).

“Semoga dari dinas terkait untuk segera memberikan teguran kepada pengendara DT yang tidak mentup muatannya,” lanjut dia.

Yanti mengaku,  tidak tahu persis tanah urug itu untuk proyek Banyuurip atau double track. Tapi truk tersebut  berhentinya di sekitar proyek tersebut.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro, Iskandar, ketika dimintai tanggapan terkait hal tersebut hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban. (sam)

Baca Juga :   Ditanya Perencanaan Mobil Siaga Desa, Kepala Bappeda Bojonegoro Bungkam

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *