Tolak Penghitungan Ulang Surat Suara

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Skenario untuk melakukan rekap ulang penghitungan surat suara di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Plumpang, kompak ditolak oleh sebagian besar saksi dari partai peserta pemilu dan juga Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) setempat.

Sebelumnya, PPK Kecamatan Plumpang berniat untuk melakukan penghitungan ulang surat suara. Karena mendapatkan protes dari salah satu Caleg dari partai tertentu supaya penghitungan kembali dilakukan pada, Kamis (17/4/204).

Hal ini mendapat penolakan keras dari sebagian besar saksi partai lain dan juga Panwascam setempat dalam rapat Pleno. Karena dianggap tidak menghargai kerja keras semua elemen selama pileg digelar. Selain itu, mereka menyayangkan kenapa tidak melakukan protes pada tahapan-tahapan sebelumnya.

“Ini sama dengan tidak menghargai kerja keras kita selama ini, serta akan menimbulkan banyak celah hukum apabila penghitungan kembali dilakukan,” jelas Ismail, salah satu saksi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam rapat pleno yang digelar di kantor Kecamatan Plumpang.

Senada, Ketua Panwascam Plumpang, Lasmuji Hartono, mengaku, heran dengan langkah yang dilakukan PPK menggelar kembali penghitungan ulang. Dia sudah menyarankan kepada PPK , apabila ada protes setelah protes rekap selesai supaya diarahkan ke tingkat Kabupaten. Karena itu tidak sesuai dengan aturan main yang ada.

Baca Juga :   OPD Diingatkan Tidak Persulit Kontraktor

“Kita sudah menanyakan kepada PPK, ternyata alasannya hanya ingin melayani dan merangkum permintaan dari masyarakat. Tapi kita serahkan kepada PPK untuk menggelar pleno dan menawarkan kepada semua saksi partai yang ada,” kata Lasmuji.

Ketua PPK Plumpang, Subandi, ketika dikonfirmasi mengatakan, kalau pihaknya hanya ingin merangkum dan melayani masyarakat. Termasuk adanya protes dari Caleg yang menginginkan penghitungan ulang.

“Tadi kita sifatnya hanya menawarkan saja kepada Panwascam dan juga semua saksi partai. Kalau tidak setuju ya tidak jadi digelar. Karena kita tidak ingin disalahkan kepada masyarakat dikemudian hari,” kata Subandi tanpa menyebutkan siapa nama dan juga partai yang melakukan protes.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *