Bekedok Audisi Model, Tipu Puluhan Pelajar

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Menggunakan modus menggelar audisi foto model, seorang pria berhasil menggondol barang-barang berharga milik puluhan pelajar yang ada di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Kejadian tersebut, terjadi pada Kamis (17/4/2014) malam. Sekira 40 siswa baru sadar barang berharganya raib ketika berias di salon Hapsari, yang terletak di Kelurahan Latsari, Tuban.

Informasi yang diterima suarabanyuurip.com, Jumat (18/4/2014), menyebutkan, modus yang digunakan pelaku tergolong sangat baru. Seorang pria berusia sekira 24 tahunan mendatangi sejumlah sekolah  di Tuban kemarin siang dan menawarkan kepada siswa dan pihak sekolah untuk mengikuti audisi dan lomba foto model dalam rangka peringatan Hari Kartini.

Audisi itu digelar gratis atas pendanaan salah seorang donatur yang disebut sebagai calon legislative (Caleg). Sehingga beberapa siswa dan siswi pun langsung mendaftarkan diri dengan bantuan dari pihak sekolah.

“Pagi mengisi formulir yang diberikan kepada Guru. Katanya jam 1 siang panitia datang sehingga kami harus cepat mendaftar,” kata Layli, salah satu pelajar SMP yang juga tertarik di dunia model ini mengatakan.

Baca Juga :   Polisi Amankan Oknum Guru Ngaji

Ternyata itu juga terjadi di beberapa sekolah lain. Beberapa siswa dan guru juga didatangi orang tak dikenal yang mengaku sebagai panitia audisi foto model. Setelah beberapa siswa mengisi formulir, mereka langsung mendapatkan short massage services (SMS) supaya berkumpul di salon Hapsari, Kelurahan Latsari, Tuban.

Di salon ini, pelaku mengatakan kepada peserta harus melakukan rias terlebih dahulu secara bergantian. Rias di Salon Hapsari dan juga sesi pemotretan yang katanya akan dilakukan di Hotel Mustika secara gratis.

“Tapi barang-barang seperti perhiasan dan handphone tidak boleh di bawa dalam sesi rias dan juga pemotretan. Semua dikumpulkan jadi satu,” lanjut Layli.

Para peserta tidak menyadari kalau panitia yang mengarahkan itu semua merupakan panitia gadungan. Karena untuk meyakinkan pelaku, beberapa siswa yang berasal dari SD, SMP, hingga SMA tersebut juga diarahkan langsung ke Hotel Mustika dengan disewakan tiga buah mobil.

“Baru tahu kalau ditipu, ketika banyak peserta telantar di Hotel Mustika dan pelakunya keluar dan pergi dari salon,” kata korban lain.

Baca Juga :   Jalan Nasional Blora-Cepu Dibagun Hotmix

Sementara itu, saat ini Polres Tuban masih melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus tersebut. Beberapa barang berharga milik peserta diantaranya adalah gelang, anting, kalung, dan juga handphone.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *