SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Dana tali asih dari operator migas Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) kepada warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sebagai kompensasi pengeboran sumur Sukowati Pad B telah dicairkan. Jumlahnya senilai Rp 100 juta untuk bulan Desember 2013 dan Januari 2014 .
Kini Pemerintah Desa (Pemdes) Ngampel kembali meminta kepada JOBP-PEJ untuk merealisasikan beras jatah warga sebagai ganti dana tali asih yang saat ini dilarang oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas).
Kepala Desa Ngampel, Pujianto, mengungkapkan, setelah jatah warga dipenuhi senilai Rp 100 juta, pihaknya kini menyiapkan tali asih berupa beras melalui UD Karya Tani.
“Jumlahnya ya tinggal mengkalikan Rp 8000 tiap kilogramnya, nilai rupiah tetap sama,” tegasnya.
Pujianto berharap, pihak JOB P-PEJ tidak lagi menunda-nunda pemberian tali asih berupa beras ini kepada masyarakat, agar tidak terjadi gejolak sosial.
“Tetap nanti yang menerima 455 kepala keluarga, ” imbuhnya.
Sementara itu, Field Adminstration Superintendant, JOB P-PEJ, Basith Syarwani, belum memberikan tanggapannya mengenai hal tersebut dikarenakan sedang off.
“Besok saja Mbak, sekarang saya masih off,” katanya singkat.(rien)