SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Menjelang hingga paska Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 untuk  DPR RI, DPRD dan DPD yang digelar pada 9 April lalu, penjualan pulsa di Bcellayani Blora alami kenaikan omzet hingga  20 % dibanding hari-hari biasa. Pemicu naiknya penjualan karena tingginya intensitas komunikasi pengguna ponsel di Bumi Samin ini.
Pemilik Bcellahmayani, Hosy Hestu Anggoro, mengungkapkan, jika hari biasa rata-rata omzet penjualan pulsa mencapai Rp 1 juta per hari. Namun jelang dan sehabis pemilu dalam sehari bisa menembus angka Rp1,8 hingga Rp 2 juta.
Menurut Hosy, pasaran penjualan ponsel Blakcbarry juga cukup bagus. Sejak bulan Januari, Pebruari, Maret, hingga April sebulan rata-rata terjual sebanyak 100 unit. Adapun harga ponsel cerdas itu untuk seri 10 OS minimal Rp. 3,5 juta hingga Rp. 8 juta per unit.
“Untuk jenis PS 5, OS 6, dan OS 7 harganya dari Rp. 1 hingga Rp. 2 juta per unit,†tandas Hosy kepada suarabanyuurip.com, Minggu (20/4/2014).
Pria bertubuh tambun itu mengaku, barang-barang tersebut hasil kulakan dari Semarang. Selama tiga tahun menjalani bisnis di bidang elektronik ini, Â Hosy mengaku, pesan barang yang dijual via online dan pesan hape.
“Begitu barang dipesan dan datang kami lakukan pembayaran lewat rekening,†tuturnya.
Sedangkan untuk jasa servis handphone-nya, Hosy mengatakan, untuk jasa servic Blackberry yang rusak rata-rata pada soft ware dan hard ware.(ali)