Di Hari Kartini Jurnalis Bojonegoro Berkebaya

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro- Momen Hari Kartini yang jatuh pada 21 April ini tidak dilewatkan begitu saja oleh para Srikandi Jurnalis di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Mereka melakukan liputan dengan mengenakan busana kebaya lengkap dengan kain jarik, Senin (21/4/2014).

Jurnalis perempuan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Kota Bojonegoro, memiliki tekad mengenang salah satu tokoh Indonesia yang mengangkat derajat wanita melalui bukunya, Habis Gelap Terbitlah Terang.

“Sebenarnya dengan mengenakan kostum ini, setidaknya kita mengenang jasa RA Kartini sekaligus meneruskan perjuangannya dalam hal emansipasi wanita, ” kata Arika Hutama, Jurnalis dari TV Lokal BeOne.

Dia mengatakan, saat ini tidak hanya laki-laki saja yang bisa menjadi seorang Jurnalis yang cenderung bergelut dengan kerasnya dunia kewartawanan. Tetapi, sebagai seorang wanita dengan tekad, dan keterampilan yang dimiliki juga bisa.

“Tentu saja harus menjaga diri, dan kehormatan kita sebagai wanita,” tandas perempuan berwajah manis ini.

Dia menegaskan, keberadaan Kartini menjadi simbol bahwa meskipun saat ini emansipasi wanita digadang-gadang bukan berarti meninggalkan kodrat sebagai wanita sebenarnya.

Baca Juga :   ADD Turun, Tak Mengganggu Program Desa Ring 1 Blok Tuban

“Bagi yang sudah menikah ya harus mengutamakan suami dan anak-anak,” pungkasnya.

Srikandi Jurnalis di Bojonegoro yang selalu aktif dalam kegiatan peliputan tersebut,  diantaranya, Arika Hutama dari Be One Tivi, Riska Irdiana, dari Blok Bojonegoro.com, Hazhu Muthoharoh dari Blok Bojonegoro.com, Lya Ulya dari KanalBojonegoro.com, Dewi Rina dari TV One, dan Ririn Wedia dari suarabanyuurip. Com.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *