SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Sejumlah pedagang di depan pintu masuk well Pad A, Lapangan Banyuurip,Blok Cepu merencanakan akan pindah di sekitar lokasi acces road di Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
“Kalau memang disini ditutup, dan sepi mungkin pindah ke sana,” kata Marfi’ah salah satu pedagang, Selasa (22/4/2014).
Dia menilai, disekitar acces road lebih nyaman lantaran proyek Banyuurip menerapkan sistem satu pintu. Hanya saja, dia bersama sejumlah pedagang disekitar masih ingin bertahan di sekitar well Pad A. Setidaknya melihat suasana pasca diberlakukannya penutupan pada 30 April nanti.Â
“Tergantung nanti kondisisnya seperti apa, namun yang jelas banyak yang tidak setuju dengan rencana itu,” protesnya.Â
Lokasi Lapangan Jambaran, Kecamatana Ngasem juga sempat dijadikan opsi pindahnya para pedagang Mamin. Akan tetapi warga mengaku belum mendengar kepastiannya dimulainya proyek di Jambaran.
“Katanya disana sebentar lagi juga ramai yang mengerjakan Pertamina,” ucapnya.
Warsini, salah satu pedagang Mamin di sekitar acces road mengaku, belum mendengar rencana penutupan di lokasi well pad A. Namun demikian, mengenai maraknya berdirinya Mamin di sekitar proyek dia sudah mengetahui.
“Belum dengar kalau disana akan ditutup, Mas,” ujarnya. (roz)Â