SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Diduga karena kurang koordinasi antara kontraktor pelaksana proyek engineering, procurement and construction (EPC) Banyuurip, Blok Cepu dengan subkontraktor, driver penyuplay barang masih lalu lalang di pintu masuk utama proyek Banyuurip di Desa Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur menjelang kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Boediono.
Akibatnya  sempat membuat petugas keamanan yang berjaga di pintu mengambil tindakan tegas meminta  mobil yang akan masuk lokasi proyek untuk putar balik.(Sam)