Bupati Bersama TNI dan Warga Tanam Pohon

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – Peringatan Hari Bumi yang jatuh pada tanggal 22 April 2014 lalu tidak hanya diperingati secara simbolis. Sebagai bentuk kecintaan alam, berbagai upaya pelestarian alam juga dilakukan berbagai pihak.

Setelah diawali organisasi kepemudaan dan Satgana PMI Blora dengan membersihkan pohon dari paku di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.  Berselang beberapa hari giliran warga Desa Nglangitan, Kecamatan Tunjungan, dengan dibantu para anggota TNI dan Muspika Kecamatan Tunjungan melakukan penanaman pohon di turus jalan desa. Kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan perbaikan kerusakan lingkungan, yakni memperbaiki beberapa titik jalan desa yang longsor.

“Penanam pohon ini dilakukan sekaligus untuk memperingati Hari Bumi. Kami berharap agar kepedulian terhadap kelestarian lingkungan tetap diperlihatkan oleh masyarakat dan salah satunya dengan menanam pohon meskipun hanya satu saja. Dengan menanam pohon maka kita semua akan menjaga bumi sekaligus merawatnya,” kata Yulianto, tokoh masyarakat Tunjungan.

Beberapa jenis pohon yang ditanam adalah jenis pohon peneduh jalan seperti pohon sengon dan trembisi dengan tujuan ke depan pohon yang di tanam bisa menjadi peneduh sekaligus penahan jalan sehingga tidak mudah longsor. 

Baca Juga :   Dukung Kampanye Anti Korupsi, IDFoS Buka Stan di Road Show Bus KPK 2024

Selain masyarakat Desa Nglangitan, kegiatan itu juga dihadiri Bupati Blora Djoko Nugroho, Camat Tunjungan Heni Ariyanto, Danramil 04/Tunjungan Kapten Inf Darmanto serta Kapolsek Tunjungan AKP Supriyo.

Menurut Danramil Tunjungan, Kapten Inf Darmanto, perbaikan jalan longsor dan penanam pohon itu sebagai bentuk karya bhakti TNI kepada masyarakat, sehingga kemanunggulan TNI dengan rakyat tetap terjalin sekaligus bisa semakin memperkuat komunikasi dan silahturahmi.

“Pembangunan memang harus didukung oleh semua pihak,” tegas Darmanto.

Dia menambahkan, upaya penghijauan di sepanjang jalan bermanfaat bagi masa mendatang. Karena itu gerakan menanam pohon memang harus selalu dilakukan. “Kalau ada lahan yang kosong silahkan terus ditanami, sehingga lingkungan menjadi terjaga,” pesan dia. (ali)  

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *