SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Menjelang Hari Buruh yang jatuh pada 1 Mei 2014 besuk, Â tenaga kerja proyek Banyuurip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur meminta lebih diperhatikan. Salah satunya adalah menaikkan gaji mereka agar kesejahteraan para pekerja semakin lebih baik.
“Saya minta, pemerintah memperhatikan para pekerja secara maksimal. Minimal, gajinya dinaikan, Mas. Contoh, andaikan dari gaji per hari Rp60.000 dinaikan menjadi Rp100.000,” kata Jamin, warga Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Bojonegoro kepada suarabanyuurip.com, Rabu (30/04/2014).
Selain itu, Pria yang juga naker PT Daya Patra, Subkontraktor PT Tripatra, kontraktor pelaksana proyek Engineering Procurement and Constructions (EPC)-1 Banyuurip ini, meminta, agar keterlibatan warga lokal sekitar ladang migas Banyuurip juga lebih dimaksimalkan lagi dalam pengerjaan proyek yang di operatori Mobil Cepu Ltd (MCL) tersebut.
“Semoga kesejahteraan kaum buruh diperhatikan maksimal oleh pemerintah. Agar peningkatan ekonominya semakin bertambah baik pula,” jelasnya.
Diharapkan, bentuk perhatian juga ditujukan pula kepada kaum petani. Baik melalui program peningkat sumber daya manusia (SDM) maupun yang mengarah pada peningkatkan produksi pertanian mereka.
“Penghasilan petani sekitar Banyuurip, bisa dikata menurun. Karena, lahan pertanian banyak yang sudah terbebaskan untuk kepentingan proyek migas Blok Cepu,” sambung Paeno, warga Gayam lain. (sam)