Warga Tagih Kekurangan Tali Asih JOB P-PEJ

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Masyarakat Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada operator migas Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) untuk segera merealisasikan kekurangan dana tali asih.

Pamuji, salah satu tokoh masyarakat desa setempat, mengungkapkan, tali asih yang dimaksudkan adalah tambahan uang tunai senilai Rp150 juta dalam jangka waktu 6 bulan sekali dan digunakan untuk perbaikan Mushola sesuai kesepakatan yang sudah ditandatangani JOB P-PEJ. Kesepakatan itu disaksikan banyak pihak yang difasilitasi oleh Kapolres Bojonegoro, Ady Wibowo tahun 2013 lalu.

“6 bulan yang kemarin saja sudah lewat, lalu 6 bulan kedepan bagaimana? mereka hanya janji-janji palsu,” tandasnya.

Pamuji menerangkan, dana senilai Rp150 juta tersebut dibagi untuk tujuh  RT di Desa Ngampel. Masing-masing RT mendapat jatah Rp25 juta. Akan tetapi, masih ada yang belum diselesaikan diantaranya Mushola RT 2, 3, dan 4.

Namun, lanjut dia, jika pihak JOB P-PEJ tidak segera memberikan kekurangan dan menyelesaikan program CSR tahun 2013, maka masyarakat akan melayangkan protes dengan cara sendiri.

Baca Juga :   Katering Lokal Bisa Bersaing Secara Nasional

“Entah itu demo, entah itu penghadangan moving, kita lihat saja nanti tanggapan JOB P-PEJ seperti apa. Intinya masyarakat jangan dianggap bodoh,” ujar Pamuji.

Terpisah, Field Administration JOB P-PEJ, Basith Syarwani masih berusaha dimintai keterangan hingga berita ini diturunkan.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *