Pemdes Ngasem Gelar Musdes PPIP

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Ngasem, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar musyawarah desa (Musdes) pertanggungjawaban program peningkatan infrastruktur publik (PPIP) berbasis partisipasi masyarakat di Balai Desa Ngasem, Jumat (02/05/2014).

Dari pantauan, hadir dalam acara itu Camat Ngasem, Suwignyo, perwakilan MCL Ali Mahmud, Peragkat Desa, BPD, RT, RW, Muspika Ngasem dan tokoh masyyarakat desa setempat.

Ketua tim pelaksana (Timlak) pembangunan Desa Ngasem, Sumarni, mengatakan, pembangunan Baldes Ngasem mulai dikerjakan sejak pertengahan tahun 2013. Sedangkan dalam pembangunannya juga dibantu dana oleh operator sumur migas Banyuurip, Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL).

“Bantuan dana dari MCL sebesar kurang lebih Rp120 juta. Alhamdulillah mulai awal hingga pengerjaan Baldes Ngasem hingga selesai berjalan lancar tanpa ada kendala,” kata Sumarni saat memberikan penjelasan.

Camat Ngasem, Suwignyo, mengingatkan, untuk membangun desa jangan pernah mudah puas. Namun, kedepan juga terus ditingkatkan. Baik program pembangunan infrastruktur maupun pengembangan program lainnya. Tentunya dalam melaksanakan kegiatan harus transparan dalam segala hal agar roda pemerintahan ditingkat desa berjalan lancar.

Baca Juga :   DPP PPP Rekomendasikan Setyo Wahono-Nurul Azizah Sebagai Bacabup-Bacawabup Bojonegoro

“Sebagai Kepala Desa Ngasem yang baru, Pak Suwondo harus segera beradaptasi yang baik, selalu melakuan sering dan menerima masukan dari masyarakat. Hilangkan semua prinsip dendam. Karena, sekarang sudah tidak ada ini pendukung A atau B. Yang ada adalah masyarakat Desa Ngasem milik semuanya,” pesan Suwignyo berpesan.

“Desa yang mendapatkan dana pembangunan Baldes dari MCL adalah Desa Ngasem, Jelu dan Desa Wadang. Saya berharap, agar digunakan dengan baik. Karena Baldes bukan milik pribadi, tapi untuk pelayanan masyarakat. Sehingga, kedepan semakin ditingkatkan lagi pembangunan,” imbuh mantan Camat Bubulan, Bojonegoro ini.

Sekedar diketahui, dalam pelaksanaan pembangunan baldes itu MCL mengandeng LSM Fospora sebagai pendamping PPIP berbasis partisipasi masyarakat desa tersebut. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *