Pedagang Keliling Sasar Sekolah-sekolah

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Banyak cara yang dilakukan pedagang keliling untuk menjual dagangan. Diantaranya dengan mendatangi sejumlah tempat yang berpotensi mendatangkan pembeli.

Salah satu tempat yang menjadi jujugan para pedagang keliling saar ini adalah sekolahan. Berjualan di tempat belajar, dirasa lebih menjanjikan daripada tempat lain, bahkan keramaian sekalipun.

Pantauan suarabanyuurip.com, hampir semua sekolah dan tempat belajar yang ada di Kabupaten Tuban menjadi jujugan pedagang keliling. Kendati tak jarang pihak sekolah memasang papan larangan untuk masuk wilayah sekolah. Tetapi para pedagang tetap nekat dengan berjualan di depan sekolah. Menunggu pelajar bubar dan pulang dari tempat belajar.

Salah satu pedagang keliling, Nur, (30), asal Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengaku sengaja mendatangi beberapa sekolah di Tuban untuk menjajakan dagangannya.

Alasan dia, pelajar lebih tertarik jajanan ringan dengan harga yang terjangkau karena menyesuaikan uang saku mereka.

“Pelajar itu suka jajan, tapi jajanan yang harganya terjangkau,” kata penjual pentol ini kepada suarabanyuurip.com, Sabtu (3/5/2014).

Baca Juga :   SPBU Dijadikan Tempat Mangkal Pengemis

Nur mengaku, dalam sehari ada dua tempat belajar yang dia datangi. Satu adalah Taman Kanak-kanak (TK) yang ada di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, dan satu adalah Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 5, yang ada di Desa Semanding, Kecamatan Semanding.

“Hasilnya variatif, kalau biasanya di tempat keramainan seperti tontonan kan bersaing dengan pedagang lain,” jelas Nur.

Selain itu, beberapa siswa juga mengaku lebih suka membeli dagangan pedagang ini daripada di kantin sekolah atau tempat lain. Alasannya tak lain karena harga terjangkau dan jumlah jajanan yang lebih banyak. daripada kantin sekolah.

“Uang sakunya terbatas, jadi beli pentol saja,” kata Ardika (16), salah satu pelajar SMA Negeri 5 Tuban.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *