BUMD Blora Bidik Kondesat PPGJ

SuaraBanyuurip.comAli Musthofa

Blora – BUMD Kabupaten Blora, Jawa Tengah, PT Blora Patra Energi (BPE),  membidik produk sulfur dan kondensat dari Centra Processing Plan (CPP) Blok Gundih dalam Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Blora.  Perusahaan pelat merah milik Pemkab Blora ini, berhasrat mendapatkan bagian pengelolaan produk di luar gas tersebut.

Plt. Direktur Utama PT BPE Blora, Christian Prasetya, menyebut, sulfur dan kondensat tersebut merupakan target bisnis utama perusahaan yang dipimpinnya. ‘’City Gas bukan fokus utama bisnis BPE. Yang jadi target bisnis utama ya sulfur, kondensat, selain gas alokasi dari PPGJ,’’ ujarnya, Senin (5/5/2014).

Christian Prasetya menegaskan, pihaknya berusaha mendapatkan sulfur, kondensat dan gas dari PPGJ. Proses untuk mendapatkan bagian tersebut masih diupayakan.

‘’Ini masih dalam proses. Semoga lancar, dan mendapat alokasi,’’ katanya.

Sebagimana diketahui, di PPGJ ini Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) melakukan pemboran sumur di sejumlah lokasi di area Blok Gundih. Dalam pemboran tersebut akan dihasilkan gas dan sejumlah produk lainnya. Gas yang diproduksi dipakai untuk kebutuhan energi pembangkit listrik Tambaklorok, Semarang. Dari bagian kecil gas itu gunakan untuk program City Gas.

Baca Juga :   Warga Mojodelik Terganggu Flare Banyu Urip, DPRD Bojonegoro : Harusnya Ada Sosialisasi

Melalui program City Gas masyarakat sekitar Blok Gundih, akan mendapatkan gas dengan harga relatif murah untuk kebutuhan rumah tangga. Pemerintah pusat melalui Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menunjuk PT Pertamina Gas melalui anak perusahaannya PT Pertagas Niaga, sebagai pengelola jaringan gas untuk rumah tangga. Dengan ditunjuknya Pertagas berarti pengelolaan City Gas di Blora tidak sepenuhnya dilakukan BPE.  (ali)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *