Napi Telat Ikuti UN di Lapas

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Narapidana (Napi) yang menjadi peserta Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B di Kabupaten Tuban, Jawa Timur terlambat mengerjakan soal, Senin (5/5/2014) pagi.

Napi tersebut adalah, RP (15), asal Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, yang ditahan karena berusaha merampas motor temannya. RP terlambat mengerjakan soal UN, karena petugas baru datang ke Lapas pukul 09:00 WIB. Padahal dalam jadwal UN seharusnya dilaksanakan pada pukul 07:30 WIB.

“Ya, telat dari waktu semestinya,” jelas Pengawas UN dari Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tuban, Yatemo, ketika berada di Lapas.

Yatemo beralasan, terlambatnya petugas UN ke Lapas karena ada kendala. Yaitu mengenai petunjuk teknis yang ada di dalam soal.

“Sehingga kita terlambat, dan perlu untuk menyelesaikan itu. Informasi yang kami terima semua juga begitu, tidak hanya di Kabupaten Tuban tapi juga ada di kabupaten lain,” terang Yatemo.

“Tapi itu (masalah petunjuk teknis) bisa terselesaikan, dan waktu yang hilang secara otomatis akan mendapatkan ganti waktu,” lanjut Yatemo menerangkan.

Baca Juga :   Sopir Diduga Mabuk, Mobil Avansa Tabrak Pemotor

Diketahui, masalah petunjuk teknis sempat membuat bingung pengawas UN. Menyusul adanya perubahan soal pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, karena adanya beberapa soal yang mencatut nama Calon Presiden, Joko Widodo.

Kendati ada perubahan dan pemahaman baru mengenai petunjuk teknis soal, tetapi UN di Kabupaten Tuban relatif lancar. Berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan. (edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *