SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan- Kepolisan Resort (Polres) Lamongan, Jawa Timur, hingga hari ini masih terus memburu pelaku pembuang bayi di Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, yang menggerkan warga.
Bayi berjenis kelamin perempuan yang diperkirkan berusia tiga hari itu ditemukan Wati, warga RT 01 RW 07 Kelurahan Babat, Sabtu (3/5/2014). Saat ditemukan, bayi itu tergeletak di Jalan Rumah Sakit tepatnya di depan rumah Wati.
Wati mendapatkan bayi itu saat pulang dari Sholat Subuh di masjid tak jauh dari rumahnya. Saat ditemukan bayi mungil itu dibungkus kain. Disampingnya tergeletak selimut dot susu dan pakaian bayi. Wati kemudian melaporkan penemuan bayi itu ke Polsek Babat.
Petugas Kepolisian Babat segera bertindak cepat untuk memburu pelaku pembuang bayi itu.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku pembuang bayi,“ kata Kapolsek Babat Kompol Iswahab kepadasuarabanyuurip.com, Senin (5/5/2015).
Upaya penyelidikan yang dilakukan petugas diantaranya mencari pelaku yang kemungkinan tinggal disekitar lokasi. Selain itu mencari data di bidan, rumah sakit bahkan dukun untuk menyelidiki kemungkinan perempuan yang baru melahirkan.
Dari penyelidikan sementara disimpulkan pelaku bukan warga asli Babat. Diduga bayi naas itu dibuang karena hasil hubungan terlarang.
“Selain dari hubungan gelap, disinyalir orang tuanya malu karena bayinya menderita penyakit pembesaran kepala ( hydrocypalus.),“ ujar Kompol Iswahab sambil menerngkan jika saat ini bayi tersebut dirawat di RSUD Dr.Soegiri Lamongan.
Iswahab memastikan, saat ini pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku yang tega membuang bayi tersebut. “Identitasnya belum bisa kami sebutkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku sudah bisa ditangkap,“ tandas Iswahab. (tok)