SuaraBanyuurip.com -Â Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Warga Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa-Timur meminta kepada operator ladang migas Banyuurp, Mobil Cepu Ltd (MCL) untuk memperhatikan pembangunan ifrastruktur jalan di desa setempat seperti halnya desa lainnya di sekitar Blok Cepu.
“Saya minta, MCL juga perhatikan infrastruktur jalan Desa Ngraho seperti desa sekitar lainnya. Salah satunya adalah jalan di Dusun Bulu yang dekat dengan lokasi proyek Engineering Procuremen and consttruktion (EPC)-5 tersebut,” kata Yudi, warga Desa Ngraho kepadasuarabanyuurip.com, Selasa (6/5/2014).
Dia menjelaskan, jalan yang juga merupakan penghubung ke Desa Bonorejo dan Brabowan, Kecamatan Gayam itu hingga saat ini masih berupa jalan makadam.
“Masa desa lain dibantu MCL pavingisasi, untuk Ngraho tidak. Kususnya jalan yang masuk di Dukuhan Bulu. Sebab dekat sekali dengan proyek flyover. Ya kebacut kalau tidak diperhatikan, Mas,” kata Yudi, menjelaskan.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Ngraho, Suparno, mengaku, jalan sepanjang sekira 500 meter di Dukuh Bulu itu sudah diusulkan kepada MCL.
“Profosal pengajuan pembangunan untuk jalan paving dan tembok penahan tanah (TPT) nya sudah saya ajukan kepada MCL sebulan lalu, Mas. Tapi, belum ada informasi dari MCL kepada Desa Ngraho disepakati atau tidak pengusulan yang saya ajukan tersebut. Ya kita tunggu dulu keputusan dari MCL,” sambung Suparno. (sam)