SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Hampir separuh dari Calon Anggota Legislatif (Caleg) incumbent di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur tumbang dalam Pemilu Legislatif (Pileg) tanggal 9 April 2014 lalu.
Data dari KPU Lamongan menyebut, para Caleg incumbent yang gagal duduk kembali di kursi DPRD Lamongan berasal dari partai besar dan merata di lima daerah pemilihan (Dapil).
“Hampir dari 25 caleg incumbent gagal dalam pencalegan lalu, “ kata Isnandar divisi hukum dan DMD KPUD Lamongan kepada SuaraBanyuurip.com sabtu (10/5/2014).
Dijelaskan Isnandar, dari partai golkar caleg incumbent yang gagal yaitu Mahfud Sodik (DP 1), Sanusi (DP2), Mustakin (DP IV) dan Kusmanan (DP V).
Sedang dari Partai PDI-P yang harus menerima kenyataan pahit yaitu Hermawan (DP 1), Ashari yang gagal mencalonkan DPRD Propinsi, Suharjito yang gagal mencalonkan DPR Pusat, Sunarko (DP 4),Sugiarsih (DP 5).
Dari partai PAN caleg Incumbent yang gagal yaitu Saikun (DP1), Basuki (DPIII), Nur Kholik (IV), Heru (DPV). 2 orang caleg incumbent dari parpol golkar juga tumbang masing-masing Jimmy Hariyanto (DP IV) dan Kasnoto (DP 5).
“ Dua anggota dewan dari golkar tidak nyalon lagi. yaitu Suwoto dan Purwanto. Sebelumnya berasal dari Dapil I, “ terang Isnandar.
Dari partai demokrat 4 orang caleg incumbent tidak lolos. Yaitu Sujono (DP 3), kaswoto (DP V) Fathur gagal mencalonkan DPRD Propinsi dan Hendra yang juga gagal saat mencalonkan DPR pusat. Satu anggota dewan dari Demokrat tidak ikut nyalon yaitu Ali Prasetyo.
Dari partai PKS satu orang caleg incumbent gagal yaitu Muhyidin (DP5)dan dari Hanura Didit Uking dari DP IV. (tok)