SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Selain akan membangun jalan menuju lokasi ladang gas Jambaran dan sumur Migas Alas Tua Barat (ATW), tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur merencanakan pembangunan jalan sepanjang sekira 4 kilo meter yang menghubungkan Desa Jelu, Kecamatan Ngasem ke Desa Gayam, Kecamatan Gayam.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kasi-PMD) Kecamatan Ngasem, Budi Sukisna, mengatakan, pembangunan jalan Desa Jelu ke Gayam direncanakan dibangun secara bertahap.
“Kalau tidak ada kendala rencananya tahun ini dibangun dengan dana sharing, dan pagu indikatif kecamatan atau PIK Tahun 2015, Mas,” kata Budi Sukisna kepada suarabanyuurip.com, Selasa (13/05/2014).
Informasi yang diperoleh menyebut, pembangunan jalan tak hanya sisa dari pembangunan jalan sebelumnya. Namun pembangunan infrastruktur jalan juga akan dilakukan di wilayah Desa Bandungrejo untuk tahun 2015 sepanjang sekira 1,5 kilo meter dengan sumber dana dari Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) tahun 2015.
Hanya saja, ada perbedaan pembangunannya dengan jalan menuju sumur gas Jambaran. Karena jalan Jelu – Gayam akan dibangun dengan pengurukan pedel.
“Kalau jalan menuju Bandungrejo dibangun dengan paving. Tapi kalau Jalan Jelu-Gayam pedel karena kondisinya jalan masih berbentuk tanah belum pernah tersentuh pembangunan. Tapi ini masih taraf rencana, kejelasannya nanti menunggu keputusan selanjutnya,” ujar Budi, menjelaskan.
Kabar tersebut disambut gembira Pemerintah Desa (Pemdes) Jelu. Sebab dengan pembangunan itu dipastikan akan melancarkan arus transportasi warga.
 “Dengan begitu perekonomian warga bisa semakin meningkat. Karena, warga Gayam juga ada yang punya lahan di Jelu,” sambung Kepala Desa (Kades) Jelu, Guntur. (sam)