SuaraBanyuurip.com – Ali MUsthofa
Blora – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora, Jawa Tengah, PT. Blora Patragas Hulu (BPH) telah menyetorkan pendapatan yang diperoleh dalam pengelolaan Participating Interest (PI) Blok Cepu tahun 2014 sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) Blora.
Direktur Utama (Dirut) PT BPH Blora, Christian Prasetya pada suarabanyuurip.com, Rabu (14/5/2014), mengatakan, kalau tahun ini kontribusinya ke PAD Blora  mencapai sebesar Rp 1,52 miliar.  Dana sejumlah itu merupakan bagian laba yang disetorkan BPH ke Pemkab Blora.
Sebagaimana diketahui, dalam pengelolaan PI Blok Cepu, PT BPH bersama tiga BUMD lainnya di wilayah Blok Cepu, seperti BUMD Bojonegoro, BUMD Provinsi Jawa Timur , BUMD Provinsi Jawa Tengah  diberikan kesempatan turut serta dalam penyertaan modal penambangan migas di Blok Cepu.
Christian menyebutkan, salah satu syarat keikutsertaan tersebut, bahwa ke- empat BUMD itu menyetor sejumlah dana yang diperlukan dalam PI Blok Cepu sebesar 10 persen. PT BPH sendiri dalam penyertaan modalnya menggandeng PT Anugrah Bangun Sarana Jaya (ABSJ) Surabaya.
“Dari pernyertaan modal itulah PT BPH mendapatkan bagian keuntungan migas Blok Cepu yang prosentasenya telah disepakati dengan PT ABSJ,” kata Christian.
Mengenai setoran ke PAD Blora, Christian mengemukakan, selain BPT. BPH, PT. Blora Patra Energi (BPE) Blora juga menyetor ke PAD. Dikarenakan sampai saat ini, dia masih menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt-nya).
“Tahun 2014 ini PT BPH setor PAD Blora Rp 1.527.000.000. Dan BPE sebesar  Rp 178.000.000,” sebutnya.
Sementara untuk  PT BPE oleh Pemkab Blora  diserahi tugas mengelola sumur-sumur minyak tua yang ada di Blora yang sudah dipegang ijin pengelolaan kemitraan dengan Pertamina EP.(ali)