Nasib TPPI di Ujung Tanduk

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Nasib industri PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), salah satu kilang minyak yang mampu mengolah kondensat menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) di ujung tanduk.

PT TPPI berada di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur. Tepat berada di area pantai Tanjung Awar-awar, dan berdekatan dengan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) milik PT Pertamina (Persero).

Hal ini menyusul akan berakhirnya Tolling Agreement, yaitu kerja sama pengolahan dan pengoperasian kilang minyak antara PT Pertamina dengan PT TPPI akan berakhir pada tanggal 20 Mei 2014 mendatang.

Berakhirnya Tolling Agrement di perusahaan yang saat ini sahamnya di dominasi PT Pertamina (26.37 persen), dan PT TPPI (16,52 persen) tersebut, otomatis akan menjadikan perusahaan yang kolap saat krisis moneter tersebut terancam tutup.

“Tolling Agreement akan berakhir pada tanggal 20 mei ini,” jelas Ketua Umum Serikat Pekerja PT TPPI, Suhariyadi, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (15/4/2014).

Sampai saat ini, tambah Suhariyadi, belum ada kejelasan siapa yang akan melanjutkan pengoperasian kilang tersebut. Selain itu, pemerintah tampaknya masih adem ayem menanggapi nasib PT TPPI selanjutnya.

Baca Juga :   30 Sopir Truk Proyek J-TB dapat Pembinaan Keselamatan Lalu-lintas

“Belum jelas dan masih ngambang, apa yang akan dilakukan pemerintah setelah ini,” kata Suhariyadi menerangkan.

“Makanya kita minta pemerintah bertindak cepat, jangan sampai aset negara sebesar ini dibiarkan mangkrak dan dikuasai asing,” tandas Suhariyadi.

Diketahui PT TPPI merupakan kilang minyak satu-satunya yang dapat mengolah kondensat menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia. Selain itu aset di perusahaan ini diperkirakan mencapai Rp12 triliun.

Kilang ini sempat dinyatakan pailit, dan berhenti beroperasi pada tahun 2008 hingga 2009 lalu. Sebelum akhirnya melakukan Tolling Agrement dengan PT Pertamina.(edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *