SuaraBanyuurip.com – Ali Musthofa
Blora – Masyarakat di wilayah Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah kini mulai merasakan imbas positif dari pembangunan infrasktruktur jalan, bantuan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Aset 4 di wilayahnya.
Program tersebut mulai dari pertigaan Peting yang menjadi akses utama masuk wilayah Kradenan, hingga seputaran Kantor Camat Kradenan. Di kawasan ini jalan sudah beraspal hotmic, sehingga aktivitas masyarakat menjadi lancar ketimbang beberapa tahun yang lalu rusak parah.
Kendati begitu kenyamanan pengguna jalan terganggu dengan kondisi jalan rusak sepanjang 5 meter, di pertigaan menuju arah Sumur Gas Randublatung (RBT) 1, dan Central Processing Plan (CPP) Area Gundih.
Sejumlah warga setempat menyatakan, berharap agar jalan yang rusak tersebut segera diperbaiki. Apalagi jika tidak-hati, akan menyebabkan kecelakaan akibat pengereman mendadak kendaraan di depan, setelah tahu kondisi jalan yang berlobang tersebut.
“Belum lagi kalau habis kecepatan tinggi ngerem mendadak, sedangkan di belakangnya ada kendaraan lain. Bisa-bisa terjadi tabrakan beruntun,” kata Nurhadi, Warga Desa Mendenrejo yang biasa melewati jalan tersebut, Sabtu (17/5/2014).
Terpisah Kepala Desa Sumber, Zaki Bachroni, ketika dikonfirmasi SuaraBanyuurip.com mengaku, sudah sering mendapat keluhan dari warganya terkait imbas jalan rusak dipertigaan arah masuk CPP Area Gundih tersebut. Diterima juga informasi jika di kawasan tersebut, sering terjadi insiden kecelakaan tunggal.
Biasanya pengguna jalan reflek, dan kaget karena sepanjang jalan itu telah dihotmic, namun ketika beberapa meter di pertigaan arah masuk CPP rusak parah. “Jadi orang kaget karena jalan rusak, spontan ngerem ada yang terpeleset,,” katanya.
Dengan kondisi seperti itu, Zaki berharap, ada perhatian dari Pertamina untuk memperbaikinya. Kalau bisa pertigaan itu dicor saja karena beban, dan kondisi sekitar situ drainase tidak bagus.
“Kalau yang lewat masyarakat sekitar sudah faham lokasi jalan yang rusak. Coba kalau orang dari luar daerah yang lewat tentu beda lagi,” pungkas Zaki.(ali)