SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan- Harga gas elpiji tabung ukuran 3 Kg di wilayah Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur belum ada tanda-tanda akan segera turun dari kisaran Rp17 ribu per tabung.
PT Aksanu Pancaagung, distributor utama elpiji di Kecamatan Babat tak tahu apa penyebab dari melonjaknya harga elpiji tersebut. “Info ini (mahalnya elpiji 3 kg, Red) baru saya dengar dari anda. Kami kurang tahu persis penyebabnya, “ kata manajer PT Aksanu Pancaagung, Abidin, kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (19/5/2014).
Menurutnya, selama ini pasokan dari pertamina ke perusahaannya masih lancar. Selain itu juga tidak ada permintaan penambahan stok dari pihak pangkalan jika ada lonjakan pembelian.
“Stok di perusahaan kami masih sangat cukup. Perbulan kami dijatah Pertamina 64 ribu pics elpiji 3 Kg,“ jelas Abidin.
Selain itu perusahaannya juga tidak menaikkan harga penjualan. Harga per tabung 3 Kg yang dijual kepangkalan Rp12.700. Perkiraan mungkin karena permintaan masyarakat meningkat sehingga terjadi kekurangan elpiji.
Meski demikian untuk menekan harga di pasaran, pihaknya mengaku siap melakukan operasi pasar jika ada permintaan dari Pemkab Lamongan melalui Camat Babat.
Camat Babat, Fadeli Purwanto, dikonfirmasi tentang mahalnya elpiji 3 Kg di pasaran, Â dan kemungkinan akan diusulkan operasi pasar hingga berita ini ditulis belum memberikan jawaban. (tok)