LSAPS Telusuri Situs Purbakala di Lamongan

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Banyaknya situs bersejarah di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur  yang selama ini belum tergali memantik kepedulian  Lembaga Study dan Advokasi untuk Pembaharuan Sosial  (LSAPS) untuk melakukan penelitian.

“Cukup banyak situs, prasasti dan linggayoni di Lamongan yang keberadaannya masih terlantar. Padahal peninggalan bersejarah tersebut bila digali, dan dipelajari akan memberikan petunjuk sejarah tentang tokoh legendaris yang berasal dari Lamongan atau sejarah kabupaten Lamongan sendiri, “ kata koordinator LSAPS, Sya’ban Habiburahman, kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (20/5/2014).

Beberapa situs yang akan diselidiki diantaranya situs Dumpi di Desa Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu, situs Patirtaan di Desa Moronyamplung, Kecamatan Mantup, situs Pataan di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, situs Sendangrejo di Kecamatan Ngimbang, gunung Ratu Cancing di desa Ngimbang, Kecamatan Ngimbang.

“Ada 10 anggota yang tergabung dalam divisi ini, “ ujar Sya’ban.

Sebelumnya LSAPS yang diketuai oleh Supriyo ini sudah beberapa kali menggali situs dan candi yang selama ratusan tahun terkubur dan masih misteri keberadaannya. Seperti penelitian tentang asal usul Patih Gajahmada yang keberadaannya diyakini berasal dari Lamongan.

Baca Juga :   Wahana Kampung Drenges Terapkan Konsep Wisata Gratis

Penelitian tentang Gajahmada dilakukan dari makam ibunya di Dusun Cancing, Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang. Hingga tempat dimana diyakini Gajahmada kecil tinggal.

Penemuan yang cukup fenomental adalah penemuan candi Slumpang di Desa Siser, Kecamatan Laren. Candi Slumpang yang berada di area persawahan akhirnya diyakini merupakan tempat pemujaan di jaman kerajaan Majapahit. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *